Tilik (Realistis)

Rabu, 16 Maret 2022

(Tangkap Layar Film Tilik)

Imam Saparudin – Tilik Film yang digarap oleh Ravacan film bekerjasama dinas kebudayaan DIY menceritakan perjalanan rombongan ibu-ibu yang akan menjenguk Ibu Lurah.

Dalam perjalana Ibu Tejo dan Ibu Ning terlibat dalam pembahasan mengenai Dian, Dian ini merupakan gadis Desa yang dirumorkan buruk, dimana Ibu Ning membela Dian.

Sepanjang perjalan Ibu Tejo selalu memprovokasi Ibu-ibu yang lain agar tau aib dari Dian di awal perjalan sampai akhir perjalanan, diperjalanan ada intruksi dari Gotrek(Sopir Truk) yang memberi aba-aba lewat klakson mobil menandakan ada polantas agar ibu-ibu bersembunyi.

Perjalan menuju ke Rumah Sakit yang dirawat Bu Lurah menggunakan truk. Saat konflik sedang memanas antar Bu Tejo dan Ibu Ning tanpa menghiraukan intrusksi dari Gotrek mengakibatkan Sopir Trukpun tertilang.

Saat Truk Akan ditilang Polisi yang akan ditilang malah terlibat bentro dengan Ibu-ibu sehingga polisi tersebut tidak jadi menilang dan berlanjut ke perjalanan.

Sesampainya ke Rumah Sakit Ibu-ibu langsung disambut oleh Dian dan Anaknya Ibu Lurah Ibu Ning langsung bertanya terkait kondisi Bu Lurah ternyata baik-baik saja akan tetapi tidak boleh ditemui.

Karena diangap sudah selesai rombong Ibu-ibu sudah tau keadaan Bu Lurah memutuskan melanjutkan perlan ke pasar.

Di shin terakhir memperlihatkan Dian dengan Suami Bu Lurah sedang membicarakan terhadap status kedepan mereka.

“Film ini sangat realistis di kehidupan kita, sifat Ibu-ibu yang ikut dalam urasan ini seperti Ibu Tejo sebaiknya tidak diumbar atau disampaikan kepada Ibu yang lain, Ibu Ning baik menunjukan empati dan membela Dian akan tetapi seharunya jangan membela tapi memberi solusi”

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai