Sabtu, 26 Febuari 2022, 12.30 Wib

Imam Saparudin – Film Sexy killer merupakan film dekumentari expidisi Indonesia Biru yang dirilis pada 14 April 2019 dipruduksi oleh perusahaan Watchdoc.
Film ini menceritakan sisi lain dari Pertambangan Batu Bara di Indonesia, yang didalamnya film ini melibatkan beberapa orang penting yaitu aktor elite politik didalamnya.
Beroperasinya Perusahaan Batu Bara di Kalimantan Timur, banyak meninggalkan pertanyaan bagi masyarakat, lubang galian, rusaknya ekosistem laut, ancaman kesehatan dan hilangya mata pencarian
Didalam film tersebut menceritakan juga bagaimana tindakan tidak responsif pemerintan terhadap beroprasinya tambang-tambang tersebut karena tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan dan nasip warga sekitar.
Beroperasnya tambang tersebut diceritakan di dalam film Sexy Killers bahawa fungsi dari hasil tambang yaitu Batu Bara di gunakan untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang konsumsinya di luar pulau kalimantan khususnya Pulau Jawa dan Bali.
Perlu diperhatikan juga bahwa pembangunan PLTU yang berada dijawa dan Bali, tidak luput dari masalah, masalah tercemarnya Ekosistem laut akibat lalu lalangnya Kapal-kapal besar pengangkut Batu Bara, Tercemarnya Udara akibat pembakaran Batu Bara yang berimbas pada ancaman kesehatan dan hilangnya mata pencarian masyarakat sekitar.
Namun dibalik kisah tragis tersebut pada jaman ini Listrik merupakan energi utama dalam kemajuan aktivitas manusia, menghidupkan Industri dan rumah-rumah Film ini juga memberikan gambaran pemerintah untuk beralih ke pembangkit listrik tenaga surya, yang lebih ramah lingkungan.
“Keterlibatan Aktor Politik seharusnya lebih mengedepankan nilai-nilai Lingkungan dan Kemanusian dan memberikan solusi yang terbaik bagi masyarakat, dengan adanya film tersebut diharapkan pemerintah tanggap, tegas, cepat dan bijaksana terhadap perusahaan-perusahaan tersebut”(Imam Saparudin).
Tinggalkan komentar